Agustina : Angka Stunting di Sutera 323 Orang

  • Sep 22, 2025
  • Kompasnagari.kim.id
  • Informasi Umum

KOMPASNAGARI.KIM.ID-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan Agustina Rahmadani Senin (22/9/2025) menyebutkan, angka stunting di Kecamatan Sutera tercatat 323 orang. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan Laporan Kegiatan Pergerakan Ibu Hamil di Pentas Seni Kawasan Konservasi Penyu Amping Parak.

Agustina Rahmadani menyebutkan, dengan angka tersebut stunting Sutera masih terbilang tinggi jika dibandingkan dengan kecamatan lain di Pesisir Selatan. "Stunting di Sutera perlu menjadi perhatian kita bersama terutama para pemangku kepentingan," katanya.

Agustina menjelaskan, bahaya stunting meliputi pertumbuhan fisik tidak optimal (pendek), penurunan fungsi kognitif (kecerdasan) dan sulit belajar, peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan kanker saat dewasa, serta sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga anak lebih mudah sakit dan mengalami gangguan kesehatan mental. 

"Dampak stunting bersifat jangka panjang dan permanen, bukan hanya masalah kesehatan tetapi juga menghambat kualitas sumber daya manusia. Oleh sebab itu perlu menjadi perhatian kita," katanya.

Lisda Hendrajoni : Jaga Kesehatan Ibu

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Lisda Hendrajoni yang turut menghadiri Kegiatan Pergerakan Ibu Hamil tersebut mengatakan pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil demi melahirkan generasi yang kuat dan cerdas.

“Kesehatan ibu hamil adalah kunci melahirkan anak-anak yang sehat. Melalui kegiatan ini, kita ingin memberi dukungan agar para ibu lebih bersemangat menjalani masa kehamilannya,” ujarnya.

Lisda juga menekankan bahwa perhatian terhadap ibu hamil bukan hanya tanggung jawab keluarga, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Suami, keluarga besar, bahkan lingkungan sekitar harus ikut mendukung. Ibu hamil yang bahagia akan melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas. Itulah investasi masa depan bangsa,” tambahnya.

Ada Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan

Plt Kepala Puskesmas Surantih, drg. Indra Mayeldi, mengatakan kegiatan Kegiatan Pergerakan Ibu Hamil  tidak hanya berfokus pada senam, tetapi juga pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

“Kami melakukan pengecekan tekanan darah, hemoglobin, serta memberikan vitamin tambahan. Ini langkah preventif untuk menekan angka stunting dan risiko komplikasi kehamilan,” jelasnya.

Indra juga berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan di seluruh nagari yang ada di Kecamatan Sutera.

“Ibu hamil perlu ruang untuk saling berbagi pengalaman dan mendapatkan informasi kesehatan yang benar. Jadi mereka tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga mentalnya terjaga,” katanya.(Komunitas Informasi Masyarakat Nagari Amping Parak)