Alirman Sori, dari Bayang Meniti Panggung Nasional
- Mar 15, 2026
- Kompasnagari.kim.id
- Artikel
Ditulis Oleh : Pasisia Bana
Nama Dr. H. Alirman Sori, A.Md., S.H., M.Hum., M.M bukanlah sosok asing bagi masyarakat Pesisir Selatan, khususnya di Kecamatan Bayang. Lahir di Gurun Panjang, Bayang, pada 14 Mei 1969, Alirman dikenal sebagai tokoh politik nasional yang meniti karier dari daerah hingga ke tingkat pusat. Perjalanan panjangnya menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda di Ranah Pesisir.
Karier politik Alirman dimulai dari tingkat daerah. Ia dipercaya masyarakat menjadi anggota DPRD Pesisir Selatan pada periode 1999–2004. Saat itu, era reformasi membuka ruang bagi lahirnya banyak tokoh baru, dan Alirman termasuk salah satu figur muda yang tampil membawa semangat perubahan.
Kepercayaan publik terus meningkat. Pada periode berikutnya, 2004–2009, Alirman dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Pesisir Selatan. Jabatan tersebut menjadi momentum penting dalam mematangkan kepemimpinan dan kemampuannya dalam mengelola dinamika politik daerah.
Setelah berkiprah di daerah, Alirman melangkah ke panggung nasional. Ia terpilih menjadi anggota DPD RI periode 2009–2014, mewakili Provinsi Sumatera Barat. Posisi sebagai senator membuka ruang baginya untuk memperjuangkan berbagai kepentingan daerah di tingkat nasional.
Foto : Pasisia Bana
Dedikasinya di dunia politik tidak berhenti sampai di situ. Pada periode 2019–2024, Alirman kembali dipercaya menjadi anggota DPD RI. Pengalaman dua periode sebagai senator menjadikannya salah satu tokoh politik Sumatera Barat yang memiliki jaringan dan pengalaman luas di tingkat nasional.
Selain di dunia politik, Alirman juga aktif di bidang akademik. Ia dipercaya menjadi Rektor Universitas Palang Merah Indonesia di Jakarta. Peran ini menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mencetak generasi masa depan bangsa.
Perjalanan politik Alirman juga tidak selalu mulus. Pada Pemilu Legislatif 2024, ia mencoba peruntungan sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Golkar. Namun langkah tersebut belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan.
Bagi seorang politisi yang telah melewati banyak pengalaman, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Justru dari dinamika itulah lahir kematangan, kedewasaan, dan kebijaksanaan dalam melihat berbagai peluang ke depan.
Memasuki usia yang semakin matang, Alirman Sori dinilai masih memiliki peluang besar untuk kembali berkiprah, baik di jalur legislatif maupun eksekutif. Pengalaman panjang yang dimilikinya menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan politik di masa depan.
Di sisi lain, dunia akademik juga terbuka luas bagi mantan wartawan Harian Singgalang itu. Dengan latar belakang pendidikan dan posisi strategis di perguruan tinggi, tidak tertutup kemungkinan Alirman Sori akan menapaki puncak karier akademik sebagai profesor. Apa pun jalur yang dipilih, perjalanan Alirman menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan keberanian bermimpi dapat membawa seseorang dari nagari kecil di Bayang menuju panggung nasional.