Editiawarman, Birokrat Cemerlang, jadi Wakil Bupati Pesisir Selatan periode 2010-2015
- Mar 15, 2026
- Kompasnagari.kim.id
- Artikel
Oleh : Pasisia Bana
Pada era Bupati Darizal Basir, ia adalah birokrat muda yang bersinar terang. Bahkan kala dilantik jadi Camat Batang Kapas, usianya belum genap 30 tahun.
Sementara, untuk jabatan camat biasanya ditunjuk para pejabat senior dan berpengalaman. Namun, langkah Bupati Darizal yang semula membuat publik heran, namun justru menjadi langkah progresif mendorong anak muda untuk terjun langsung dan menjadi solusi dilevel kecamatan. Dia adalah Drs Editiawarman, M.Si.
Editiawarman merupakan salah seorang birokrat senior di Kabupaten Pesisir Selatan yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan periode 2010–2015. Ia mendampingi Bupati Nasrul Abit dalam memimpin daerah tersebut selama satu periode pemerintahan.
Pria kelahiran Padang, 14 Maret 1967 ini memulai kariernya dari lingkungan birokrasi daerah setelah menyelesaikan pendidikan Diploma III di APDN Bukittinggi pada 1989. Pengalaman administratif dan kepemimpinan di tingkat pemerintahan terus ditempa melalui berbagai jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Kariernya diawali sebagai Kasubbag Perangkat Wilayah Daerah pada Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan pada 1993. Setahun kemudian ia dipercaya menjadi Camat Batang Kapas. Jabatan tersebut menjadi pengalaman awalnya memimpin wilayah kecamatan sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Setelah itu, Editiawarman melanjutkan pengabdian di berbagai posisi penting, di antaranya Kepala Bagian Penyusunan Program Setda, Sekretaris Bappeda, hingga Kepala Kantor Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan. Pengalamannya di bidang komunikasi pemerintahan juga terlihat saat ia memimpin Kantor Informasi dan Komunikasi.
Penggabungan urusan transportasi dan komunikasi kemudian membuatnya dipercaya menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan Informasi Komunikasi Kabupaten Pesisir Selatan pada 2008. Dari posisi inilah ia semakin dikenal luas dalam lingkup pemerintahan daerah.
Pada 2010, Editiawarman melangkah ke panggung politik daerah dengan terpilih sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan mendampingi Nasrul Abit. Selama masa jabatan 2010–2015, keduanya memimpin berbagai program pembangunan daerah serta penguatan tata kelola pemerintahan di Pesisir Selatan.
Dalam bidang pendidikan, Editiawarman menempuh pendidikan dasar di SD Bhayangkari Padang, kemudian melanjutkan ke SLTP Mardilestari Medan dan SMA Negeri 3 Padang. Ia meraih gelar sarjana dari Universitas Brawijaya pada 1992 dan kemudian menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Andalas pada 2003.
Pada konstestasi Pilkada 2016-2021 Editiawarman mencoba peruntungan meraih kursi BA 1 G, namun langkahnya terhenti oleh pasangan Hendrajoni- Rusma Yul Anwar dan sekaligus mengakhiri karir PNS yang sudah dibangun dari bawah, pada usia 49 tahun. Ia berhenti dengan hormat tanpa hak pensiun sebagai konsekwensi calon kepala daerah.
Di luar aktivitas pemerintahan, Editiawarman dikenal sebagai sosok yang dekat dengan keluarga. Ia menikah dengan Merinelly Syamra, SKM dan dikaruniai empat orang anak.