Karakteristik Habitat Penyu di Pantai Amping Parak, Kabupaten Pessel, Sumbar
- Mar 21, 2025
- Kompasnagari.kim.id
- Flora & Fauna
Penyu merupakan jenis reptil yang keberadaannya terancam, baik dari alam maupun kegiatan manusia yang membahayakan populasinya (Dermawan dkk., 2009). Saat ini populasi penyu terus mengalami penurunan, sebagai contoh jumlah penyu belimbing di Lautan Pasifik mengalami penurunan sekitar 95% selama 20 tahun terakhir (Karnan, 2008). Penurunan populasi penyu ini disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari alam seperti perubahan iklim yang menyebabkan penurunan telur yang menetas (Zarnetske et al., 2012; Gomuttapong et al., 2013; dan Pike., 2013) dan pemangsaan maupun perbuatan manusia seperti perburuan dan pembangunan. Salah satu cara untuk melestarikan penyu melalui pengelolaan habitat peneluran (nesting site) karena hal tersebut berkaitan dengan kehidupan penyu seperti rasio jenis kelamin, keberhasilan penetasan, serta menentukan tempat penyu kembali untuk bertelur (Richayasa, 2015).
Pantai Cemara yang terletak di Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan, Sumatera Barat merupakan salah satu pantai yang menjadi salah satu lokasi pendaratan penyu untuk bertelur di Pulau Sumatera. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi habitat bertelur penyu di Pantai Cemara, Kabupaten Pessel sehingga didapat infomasi ilmiah mengenai kondisi habitat bertelur penyu di Pantai Cemara Kampung Pasar Amping Parak Nagari Amping Parak, Pessel.
Faktor abiotik yang diukur yaitu suhu udara, suhu pasir, kelembaban udara, lebar pantai dan kemiringan pantai. Faktor biotik yang diamati adalah jenis vegetasi dan eksistensi predator. Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu termometer, higrometer, meteran, GPS (Global Positioning System), kamera, dan papan kayu.
Dari hasil identifikasi diketahui jenis penyu yang mendarat dan bertelur pada tahun 2020 adalah penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Penyu lekang juga dikenal dengan penyu abu-abu sementara dalam Bahasa Inggris penyu lekang dikenal dengan nama olive ridley turtle. Penyu ini memiliki ciri-ciri kepala yang besar dan memiliki dua pasang prefrontal scales dan tiga pasang postorbital scales. Karapasnya agak melebar dengan enam pasang atau lebih coastal scutes dan terkadang jumlah coastal scutes di sisi kiri berbeda dengan sisi kanan. Penyu lekang banyak terdapat di pantai pulau Jawa yang berpasir hitam.