LTC Amping Parak Aktif Relokasi Telur Penyu dari Berbagai Jenis

  • Sep 15, 2025
  • Kompasnagari.kim.id
  • Informasi Umum, Flora & Fauna

KOMPASNAGARI.KIM.ID-Laskar Turtle Camp (LTC) selaku komunitas pegiat konservasi penyu di Amping Parak terus berupaya  memindahkan telur penyu ke penetasan semi alami. Upaya relokasi itu dilakukan untuk memastikan telur penyu aman dari predator.

"Kami memindahkan telur penyu dari berbagai jenis ke penetasan semi alami yang di buat di pinggir pantai," ujar Syahrul saat merelkasi telur penyu. 

Menurutnya, beberapa jenis penyu langka diketahui mendarat di Pantai Penyu Ampiang Parak, terutama semenjak kawasan itu dijadikan kawasan konservasi penyu mandiri. Berdasarkan data survei harian LTC di Ampiangparak, penyu langka yang mendarat untuk bertelur tersebut adalah jenis lekang, sisik dan penyu hijau.

Selanjutnya sekretaris LTC Amping Parak Rino Viki Senin (15/9) mengatakan, beberapa malam ini terpantau sejumlah indukan penyu lekang dan hijau mendarat saat LTC melakukan survei dan pencatatan penyu."Kami menyaksikan penyu-penyu langka itu telah kembali bertelur di Ampiang Parak," katanya.

Rino mengatakan, mendaratnya berbagai jenis penyu di Ampiang Parak disebabkan gencarnya kampanye perlindungan penyu di kawasan tersebut oleh penggerak konservasi penyu Laskar Turtle Camp. "Kegiatan pencarian telur penyu telah turun drastis, sehingga penyu nyaman untuk mendarat," katanya.

Menurut Rino ada enam jenis penyu diambang punah di Indonesia. Enam jenis penyu yang diambang punah tersebut adalah, penyu hijau, penyu sisik, penyu tempayan, penyu belimbing, penyu ridel dan penyu pipih. Hampir seluruh jenis penyu itu sebetulnya terdapat di Pesisir Selatan.

"Penyu merupakan jenis ikan yang dilindungi berdasarkan ketentuan hukum nasional dan internasional. Enam jenis penyu kini terancam punah akibat aktivitas manusia. Pemerintah melalui petugas perikanan dan pemberdayaan kelompok masyarakat terus berupaya mensosialisasikan penyelamatan penyu salah satu yang berhasil adalah Laskar Turtle Camp," katanya.(Edy Jambak)