Mahasiswa KKN UNAND Amping Parak 2026 Gelar Workshop Pembuatan Pestisida Organik

  • Feb 05, 2026
  • Kompasnagari.kim.id
  • Informasi Umum

 

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas melaksanakan kegiatan Workshop Pembuatan Pestisida Organik dari bahan lokal pada Jum’at, 23 Januari 2025. Workshop diselenggarakan di Pondok Pertemuan Kelompok Tani Tandikek 1, Kampung Koto Tarok Nagari Amping Parak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Workshop ini dihadiri oleh Pimpinan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sutera, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) WKPP Amping Parak, Wali Kampung Koto Tarok, serta perwakilan kelompok tani, yakni Kelompok Tani Kayu Bawang, Kelompok Tani Tandikek 1, Kelompok Tani Tandikek 2, dan Kelompok Tani Gunung Giriak.

Kegiatan diawali dengan persiapan alat dan bahan sejak pukul 08.30 WIB, sementara pelaksanaan workshop berlangsung pada pukul 09.30 WIB hingga 11.30 WIB. Acara dibuka secara resmi oleh Pimpinan BPP Kecamatan Sutera, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan bahan lokal sebagai alternatif pengendalian hama yang aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Selanjutnya, peserta menerima materi mengenai pestisida organik berbahan dasar daun pepaya, meliputi manfaat, keunggulan, serta peran pestisida organik dalam mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan pestisida organik, mulai dari proses persiapan bahan hingga teknik pencampuran yang tepat.

Sebagai bentuk penerapan, peserta juga mengikuti praktek penyemprotan pestisida organik secara langsung pada tanaman, dengan contoh tanaman cabai. Melalui kegiatan ini, para petani dapat memahami secara langsung cara penggunaan pestisida organik dalam kegiatan budidaya tanaman.

Melalui pelaksanaan workshop ini, mahasiswa KKN berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi pestisida organik secara mandiri, mengurangi penggunaan pestisida kimia, serta mendorong penerapan sistem pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Kampung Koto Tarok.(Laporan Mahasiswa KKN Unand tahun 2026 di Nagari Amping Parak)