Pembangunan EWS Tsunami Amping Parak Mulai Dikerjakan Selasa 29 Juli 2025
- Jul 28, 2025
- Kompasnagari.kim.id
- Informasi Umum
KOMPASNAGARI.KIM.ID -Pekerjaan pembangunan sistem peringatan dini (EWS) tsunami tercanggih di Nagari Amping Parak mulai dilaksanakan pada Selasa (29/7/ 2025). Untuk pelaksanaan pembangunan tersebut tenaga kerja ahli pembangunan EWS sudah didatangkan ke Amping Parak Senin (28/7/2025).
Baca Juga : Pessel Masih Kekurangan Tenaga Medis
Kepala Pelaksana BPBD Pessel melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kebencanaan saat mendamping teknisi yang menghadap Wali Nagari Amping Parak Boy Menyebutkan, pelaksanaan pembangunan sarana EWS dengan teknologi terbaru mulai dilksanakan hari Selasa besok. “Ada beberapa orang mulai dari teknisi dan tukang yang kami titip di sini,” ungkap Boy.
Baca Juga : Lunang dan Silaut Rawan Kebakaran Lahan
Ia berharap tidak ada kendala saat pelaksanaan kegiatan. “EWS yang dibangun menggunakan dana APBN tersebut sesuai dengan kebutuhan di Pesisir Selatan. “Pengoperasiannya sudah canggih dan dapat bekerja secara outomatis manakala terjadi gempa bumi berpotensi tsunami. Jadi warga di Amping Parak sudah dapat menerima tanda peringatan dini tsunami secara outomatis dari peralatan EWS,” katanya.
Baca Juga : Pemerintah Pessel Petakan Jalur Evakuasi Tsunami
Boy juga memberikan perbandingan dengan EWS lama yang harus dioperasikan secara manual, sementara EWS baru tidaklah demikian. “Begitu terjadi gempa yang berpotensi tsunami maka peralatan akan merespons dengan sendirinya,” katanya.
Baca Juga : BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempa di Amping Parak
Selanjutnya pihak pelaksana Sangkuriang Internasional melalui Penanggungjawab Lapangan Danny Pria Utama menyebutkan, pembangunan sarana EWS terdiri dari tiga bagian yakni pondasi menara, erection tower dan instalasi elektronika. Ketinggian menara 20 meter dengan ukuran pondasi dua kali dua meter.Pada puncak menara terdapat delapan corong toa yang dirancang khusus untuk peringatan dini tsunami, kata Danny.
Baca Juga : 270 Ribu Warga Pessel Berada di Zona Merah Tsunami
“Suara sirine dengan suara jernih mencapai 5 hingga 6 kilometer. Kemudian kami juga menyiapkan unit pengontrol sirine yang ditempatkan di Pusdalops BPBD Pessel. “Lama pembangunan EWS sekitar 1,5 bulan. Setelah nanti selesai akan ada pembekalan tatacara mengoperasikan EWS secara manual," kata Danny lagi.
Baca Juga : Abrasi Ancam Pessel
Wali Nagari Amping Parak Iwal dalam kesempatan tersebut menyampaikan, lokasi pendirian sarana EWS tersebut berada di lokasi Kantor Wali Nagari Amping Parak. “Lokasi sebelumnya sudah disurvei oleh pihak BNPB dan akhirnya surveiyor menetapkan lokasi pembangunan sarana EWS,” ujarnya.
Baca Juga : BPBD Ingatkan, Jangan Membangun Rumah di Zona Merah!
Dia berharap, peralatan EWS ini nantinya sama - sama terjaga agar tidak ada yang rusak akibat gangguan siapa pun. “Ini peralatan penting bagi mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami. Sama seperti kita sampaikan bersama ada ancaman megatrusht yang mengancam,” tegasnya. (Arifno Marza)