Perkembangbiakan Penyu Sisik

  • Mar 23, 2025
  • Kompasnagari.kim.id
  • Flora & Fauna

Perkembangan

Penyu sisik kawin sebanyak dua kali dalam setahun di laguna terpencil yang berada di lepas pantai tempat mereka bersarang di pulau-pulau yang terpantau oleh kelompoknya. Musim berkembang biak penyu sisik Atlantik berlangsung pada bulan April sampai November. Populasi Samudra Hindia, seperti populasi penyu sisik  Seychelles , berkembang biak dari bulan September sampai Februari. 

Setelah kawin, penyu sisik betina akan menyeret tubuhnya sampai ke pantai saat malam hari. Penyu betina membersihkan area di sekelilingnya dan membuat lubang yang digunakan untuk menyimpan telur dengan menggunakan sirip belakangnya, kemudian mengeluarkan telur-telur tersebut dari tubuhnya dan menutupinya dengan pasir. Sarang  E. imbricata  di  Karibia  dan  Florida  biasanya berisi sekitar 140 telur. Setelah proses yang panjang, betina tersebut kemudian kembali ke laut.

Bayi penyu, yaitu tukik, biasanya memiliki berat kurang dari 24 gram, akan mengeluarkannya dari lubangnya pada malam hari sekitar dua bulan kemudian.  Tukik  yang baru menetas berwarna gelap, dengan karapas berbentuk hati berukuran panjang sekitar 25 cm (9,8 in). Mereka secara berencana berangkat menuju laut saat tertarik dengan pantulan cahaya bulan di atas udara (bisa juga sumber pencahayaan lain seperti lampu jalan dan penerangan). Ketika bergerak di bawah naungan kegelapan, bayi penyu yang tidak mencapai udara pada saat fajar bisa dimangsa oleh  burung pantaikepiting pantai , dan predator lainnya.

Salah satu jenis penyu yang mendarat di Amping Parak adalah penyu sisik. Penyu sisik  ( Eretmochelys imbricata ) adalah jenis  penyu  terancam punah  yang tergolong dalam  familia  Cheloniidae . Penyu ini adalah satu-satunya  spesies  dalam  genusnya . Spesies ini memiliki persebaran di seluruh dunia, dengan dua subspesies terdapat di  Atlantik  dan  PasifikE. imbricata imbricata  adalah subspesies di Atlantik, sedangkan  E. imbricata bissa  adalah subspesies di wilayah Indo-Pasifik.

Penampilan penyu sisik mirip dengan penyu lainnya. Penyu ini umumnya memiliki bentuk tubuh yang datar, dengan  karapas  sebagai pelindung, dan sirip menyerupai lengan yang beradaptasi untuk berenang di samudra terbuka. Perbedaan  E. imbricata  dari penyu lainnya yang sangat mudah dibedakan adalah paruhnya yang melengkung dengan bibir atas yang menonjol, dan tampilan cangkangnya seperti gergaji. Cangkang penyu sisik dapat berubah warna, sesuai dengan suhu udara. Meskipun penyu ini menghabiskan sebagian hidupnya di lautan terbuka, sesekali mereka juga mengunjungi  laguna  yang dangkal dan  terumbu karang .

Praktik penangkapan ikan yang dilakukan oleh manusia menyebabkan populasi  E. imbricata  terancam  punahWorld Conservation Union  mengklasifikasikan penyu sisik sebagai spesies  kritis .Cangkang penyu sisik adalah sumber utama dari material  cangkang kura-kura  yang digunakan untuk bahan dekorasi atau hiasan.  Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam Punah  melarang penangkapan dan penjualan penyu sisik maupun produk-produk yang berasal darinya.