Tim Sekretaris Militer Presiden RI Brigjend TNI Maulana Ridwan Temuramah dengan Warga Amping Parak

  • Nov 19, 2025
  • Kompasnagari.kim.id
  • Informasi Umum

KOMPASNAGARI.KIM.ID -Kepala Regu Operasional Sekretaris Militer Presiden Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Ridwan Maulana melakukan pengamatan lapangan ke Desa Wisata Amping Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat Selasa (18/11/2025). Jenderal bintang satu dari Angkatan Darat itu melakukan temuramah dengan tokoh masyarakat Amping Parak.

Brigjend TNI Ridwan Maulana bersama Tim Penilai Satyalancana lainnya disambut Wali Nagari Amping Parak, Ketua KAN Amping Parak, Pengelola Desa Wisata Amping Parak dan warga setempat. Usai makan siang, Ridwan Maulana melakukan silaturahmi dan berdiskusi di Ruang Edukasi Konservasi Penyu Amping Parak. Diskusi dihadiri oleh 100 orang tersebut dipandu oleh Haridman selaku Ketua Pokmaswas LPPL Amping Parak. 

Foto: (Kiri) Brigjend TNI Maulana Ridwan dan (Kanan) Ketua LPPL Haridman

Brigjend Maulana Ridwan mengatakan, kedatangannya ke Desa Wisata Amping Parak dalam bingkai penglihatan lapangan penilaian satyalancana Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Sebelum melakukan kunjungan lapangan ia telah mendengar paparan Gubernur Mahyeldi di Istana Gubernur pada Senin (17/11/2025). “Paparan Gubernur Mahyeldi kemarin tentang Konservasi Berbasis Pengurangan Risiko Bencana di Nagari Amping Parak,” katanya.

Maka menurut Ridwan Maulana, meluangkan waktu bersama Tim Penilai Satyalancana lainnya melakukan pengecekan dan kesesuaian data dan informasi yang disampaikan gubernur dengan realitas lapangan. Oleh karena itu, selain melakukan pengamatan lapangan juga dilakukan temuramah, diskusi dan masukan dari masyarakat Amping Parak.

Selanjutnya Ketua KAN Amping Parak Mustafa Kamal mnjelaskan, KAN Amping Parak mengucapkan selamat datang kepad Brigjend Maulana Ridwan dan rombongan di Amping Parak. KAN Amping Parak selama ini mendukung penuh program pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan di Nagari Amping Parak.

“Program tersebut misalnya Ekowisata Berbasis PRB yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Bahkan di tingkat nagari KAN bersama lembaga Bamus melahirkan sejumlah regulasi untuk mendukung program berjalan dengan baik,” katanya.

Dijelaskan Mustafa Kamal, dari awal KAN telah memberikan arahan yang jelas untuk pengembangan desa wisata. “Ada tiga hal yang harus diikuti pengelola yaitu anti maksiat, anti narkoba dan anti judi,” katanya.

Kemudian Ketua Bamus Amping Parak Marsihal mengatakan, sebagai lembaga perwakilan masyarakat, ia telah melahirkan berbagai peraturan misalnya Pernag Tentang Ekowisata, Pernag Perlindungan Mangrove, Pernag Penanggulangan Bencana serta dokumen perencanaan lainnya. “Jadi pada intinya secara kelembagaan Bamus Amping Parak mendukung kegiatan ini,” katanya.

Selanjutnya aktivis lingkungan Darpius Indra juga memberikan masukan kepada Sesmilpres RI. Ia dan Yayasan Gajah Sumatera telah berkolabrasi dengan Desa Wisata Amping Parak semenjak tahun 2022 yang lalu. Bahkan bermitra selama 20 tahun. “Kami mendukung kegiatan lingkungan di Amping Parak sepenuhnya,” kata Darpius.

Setelah berdiskusi, rombongan diajak oleh pengelola desa wisata melihat Klinik Penyu, Rumah Pembibitan Mangrove, Penetasan Penyu Semi Alami dan melepas 250 anak penyu. Kemudian rombongan juga berdentang durian khas Amping Parak di bawah pohon cemara laut yang rindang. (Syahrul/Eddie Djambak/Arifno Marza/Rino/Yendri)