Yayasan KEHATI : Ruang Edukasi di Amping Parak Semoga Bermanfaat
- Oct 08, 2025
- Kompasnagari.kim.id
- Informasi Umum
KOMPASNAGARI.KIM.ID-Rika Anggraini Direktur Komunikasi Yayasan KEHATI mengharapkan Ruang Edukasi Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) Nagari Amping Parak memberi manfaat. Hal itu dikatakannya Senin (6/10/2025) saat menghadiri Launcing Penanaman Mangrove di Amping Parak oleh Wakil Bupati Pessel Risnaldi.
Menurutnya, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat memerlukan ruang yang layak agar proses pendidikan berjalan dengan lancar. “Sebagai mitra LPPL Amping Parak kami berharap bangunan itu dapat digunakan sebagaimana mestinya,” kata Rika Anggraini.
Menurutnya Yayasan KEHATI mendukung sepenuhnya kegiatan pelestarian lingkungan hidup. Oleh karena itu salah satu yang menjadi perhatian KEHATI adalah kelestarian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Rika menyebutkan, ujuan utama Yayasan KEHATI adalah melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat, dengan menghimpun, mengelola, dan mewariskan dana hibah untuk mendukung program konservasi dan pemanfaatan keanekaragaman hayati.
“ KEHATI bertujuan untuk melindungi spesies dan habitatnya agar tidak punah, serta menjaga kelestarian keanekaragaman hayati sebagai modal utama pembangunan berkelanjutan. Yayasan menghimpun dan mengelola dana hibah dari berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, yang kemudian disalurkan untuk mentransfer berbagai program pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia,” katanya.
Dijelaskan Rika, dana dan fasilitas yang dikelola KEHATI digunakan untuk mendukung program-program konservasi, termasuk melalui pemberian hibah kepada Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) untuk aksi konservasi di lapangan.
Pelestarian keanekaragaman hayati tidak hanya untuk alam, tetapi juga untuk memastikan kebutuhan masyarakat lintas generasi dapat terpenuhi di masa depan, yang merupakan inti dari konsep pembangunan berkelanjutan.
KEHATI juga berupaya mendorong partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya anak muda, melalui program seperti Biodiversity Warriors (BW) untuk memopulerkan keanekaragaman hayati dan praktik konservasi. (Syahrul)