Prof. Dr. Yendraliza, S Pt., M.P Dari Sungai Gayo Lumpo Menyibak Dunia
- Apr 15, 2026
- Kompasnagari.kim.id
- Artikel
Oleh : Pasisia Bana
Tokoh kita kali ini seorang perempuan gigih dari Sungai Gayo Lumpo, IV Jurai, Pessel, Sumbar. Melesat cepat dalam masa 15 tahun mampu merengkuh gelar akdemik tertinggi dia adalah Prof. Dr. Yendraliza, S.Pt., M.P. merupakan salah satu dosen muda bergelar profesor dari Fakultas Peternakan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.
Capaian akademik tertinggi yang diraihnya menjadi bukti bahwa ketekunan, disiplin, dan kecintaan pada ilmu pengetahuan mampu mengantarkan putra-putri daerah ke puncak prestasi, bahkan dari latar kampung halaman yang sederhana.
Yendraliza lahir pada 10 Januari 1975. Masa kecil dan pendidikan dasarnya ia tempuh di kampung halaman, menamatkan sekolah menengah pertama di SMP Negeri 2 Bayang di Pasar Baru, Kabupaten Pesisir Selatan. Sejak dini, ia dikenal tekun dan memiliki semangat belajar yang kuat, modal awal yang kelak mengantarkannya pada perjalanan akademik yang panjang.
Selepas SMP, Yendraliza melanjutkan pendidikan ke SMA 1 PGRI Padang. Di jenjang ini, minatnya terhadap ilmu pengetahuan semakin berkembang. Lingkungan pendidikan di Kota Padang memperluas wawasannya dan menumbuhkan cita-cita untuk menempuh pendidikan tinggi, khususnya di bidang peternakan yang kala itu masih relatif terbatas peminatnya.
Langkah besarnya dimulai ketika ia diterima di Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Unand). Ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada tahun 1998, lalu melanjutkan studi magister (S2) di kampus yang sama, lulus 2002. Konsistensi menempuh pendidikan linear menunjukkan fokus dan keseriusannya dalam mengembangkan keilmuan peternakan.
Pada tahun 2007, Yendraliza memulai pengabdiannya sebagai dosen di UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Sejak saat itu, dunia akademik menjadi ladang pengabdian yang digelutinya dengan penuh dedikasi, baik dalam pengajaran, penelitian, maupun pengembangan institusi. Ia tumbuh sebagai akademisi produktif yang aktif menulis dan meneliti.
Putri dari pasangan Aliunir dan Mainar, warga Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan ini kemudian melanjutkan pendidikan doktoral kembali di Universitas Andalas. Gelar doktor berhasil diraihnya pada tahun 2012, menandai kematangan akademik sekaligus membuka jalan menuju jenjang karier yang lebih tinggi.
Pada masa program doktoralnya, Yendraliza memperoleh kesempatan berharga mengikuti program magang penelitian di Amerika Serikat selama empat bulan. Di sana, ia menguji dan memperkaya disertasinya dalam lingkungan akademik internasional. Sepulang dari Amerika Serikat, ia melaksanakan ujian terbuka dan menyelesaikan studi doktoralnya dengan hasil membanggakan.
Puncak capaian akademiknya diraih pada tahun 2022, ketika Yendraliza diangkat sebagai profesor pada usia 47 tahun. Prestasi ini tergolong luar biasa, mengingat usia relatif muda untuk jenjang guru besar, sekaligus mencerminkan produktivitas dan konsistensinya dalam dunia riset dan publikasi ilmiah.
Di luar aktivitas akademik, Yendraliza juga dikenal sebagai perempuan aktif dan tangguh dalam keluarga. Ia dikaruniai empat orang putra dan putri yang kini beranjak dewasa dan remaja. Dengan total 46 artikel ilmiah di jurnal nasional dan internasional, gelar profesor yang disandangnya menjadi salah satu capaian tertinggi anak kampung yang mengharumkan nama Pesisir Selatan di tingkat nasional dan internasional.