Profil Dr. Nopendri, S.Si., M.Si Rekor bagi Putra Pessel, Alumni ITB dari Sarjana hingga Doktoral

  • Apr 18, 2026
  • Kompasnagari.kim.id
  • Artikel

Penulis : Pasisia Bana
Dr. Nopendri, S.Si.M.Si. adalah potret anak muda Pesisir Selatan, kelahiran Kambang, 41 tahun silam yang membuktikan bahwa keterbatasan geografis tidak pernah menjadi penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi. Di usia yang relatif muda, ia telah menuntaskan pendidikan doktoral di Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu kampus bergengsi di Indonesia yang menjadi impian banyak pelajar dari seluruh penjuru negeri.

Keistimewaan perjalanan akademiknya tidak berhenti pada gelar doktor. Sejak jenjang sarjana hingga magister, seluruh pendidikan tingginya ditempuh di ITB. Konsistensi dan ketekunannya menapaki satu per satu jenjang pendidikan di kampus Ganesha itu menunjukkan kualitas intelektual sekaligus daya juang yang luar biasa.

Tidak berlebihan jika disebut, Nopendri diprediksi menjadi salah satu—bahkan mungkin satu-satunya—putra Pesisir Selatan yang berhasil menamatkan pendidikan lengkap dari S1, S2, hingga S3 di ITB. Sebuah capaian langka, mengingat tidak banyak anak-anak Pessel yang mampu menembus ketatnya seleksi masuk kampus teknik terbaik di republik ini.

Di ITB, Nopendri muda bukan sekadar mahasiswa biasa. Ia mengukir sejarah personal dengan menaiki “tangga demi tangga” akademik, melewati berbagai tantangan intelektual yang berat hingga akhirnya pada tahun 2021 resmi diwisuda sebagai doktor. Sebuah momentum penting yang menjadi penanda kematangan keilmuan sekaligus pengabdian intelektualnya.

Jejak langkah alumni SMP 1 Lengayang dan SMA 1 Padang itu, layak dijadikan contoh dan panutan, khususnya bagi generasi muda Pesisir Selatan. Prestasi Nopendri mengirimkan pesan kuat bahwa anak-anak daerah mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan di lembaga pendidikan sekelas ITB yang reputasinya diakui secara internasional.

Lebih dari sekadar capaian personal, keberhasilan alumnus SD 05 Pasar Kambang ini juga menjadi sumber optimisme. Ke depan, bukan tidak mungkin semakin banyak lulusan SMA dari Pesisir Selatan yang menembus ITB dan kampus-kampus unggulan lainnya, lalu tumbuh menjadi teknokrat, ilmuwan, dan pemikir berpengaruh bagi bangsa.

Kini, di usia 41 tahun, Dr. Nopendri mengabdikan ilmunya sebagai dosen di Telkom University, salah satu universitas swasta bergengsi di Indonesia. Peran ini menegaskan komitmennya dalam dunia pendidikan, membentuk dan menyiapkan generasi muda yang unggul di bidang sains dan teknologi.

Pada akhirnya, kisah Dr. Nopendri bukan hanya tentang gelar dan institusi bergengsi, tetapi tentang harapan. Harapan bahwa dari Pesisir Selatan akan terus lahir anak-anak cemerlang, yang dengan ilmu pengetahuan dan integritasnya, ikut memberi warna dan arah bagi masa depan Indonesia.

#100tokohPessel