Profil Nuragusman Eka Putra, S.Pd., M.Pd. Manejer Sekolah Bertangan Dingin

  • Apr 18, 2026
  • Kompasnagari.kim.id
  • Artikel

Penulis : Pasisia Bana
Nuragusman Eka Putra, S.Pd., M.Pd merupakan salah satu talenta terbaik Sumatera Barat di bidang pendidikan. Lahir di Kambang, Kabupaten Pesisir Selatan, 57 tahun silam, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga pendidik yang kuat menanamkan nilai disiplin dan pengabdian. Jejak hidupnya memperlihatkan konsistensi dalam memilih jalan pendidikan sebagai ladang pengabdian.

Kariernya sebagai aparatur sipil negara dimulai dari daerah perantauan. Setelah lulus sebagai CPNS, Agusman—sapaan akrabnya—mengawali tugas sebagai guru di salah satu SMA di Provinsi Bengkulu. Pengalaman awal tersebut membentuk karakter profesionalnya, sekaligus memperkaya perspektifnya dalam memahami tantangan dunia pendidikan di berbagai daerah.

Sekembalinya ke Sumatera Barat, perjalanan kariernya terus menanjak. Kepercayaan mulai diberikan ketika ia ditunjuk sebagai Kepala SMA Negeri 11 Padang yang berlokasi di Bungus. Di sekolah inilah tangan dinginnya mulai terlihat nyata, mengubah wajah SMA 11 menjadi salah satu sekolah yang diperhitungkan di Kota Padang.

Di bawah kepemimpinannya, berbagai prasarana sekolah berhasil dibangun melalui kolaborasi dengan banyak pihak. Agusman tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga melakukan pembenahan menyeluruh terhadap disiplin, baik siswa, guru, maupun tenaga administrasi. Budaya kerja ditata ulang, etos belajar diperkuat, dan manajemen sekolah dijalankan secara profesional.

Hasilnya terlihat jelas. Prestasi sekolah mengalami peningkatan signifikan, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Jumlah lulusan yang berhasil menembus perguruan tinggi negeri dan swasta ternama pun terus meningkat, menjadikan SMA 11 Padang sebagai sekolah yang semakin diminati masyarakat.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Agusman pada amanah yang lebih besar. Ia kemudian dipercaya memimpin SMA Negeri 2 Padang, salah satu sekolah menengah atas terbesar dan favorit di Sumatera Barat. Tantangan yang dihadapi tentu jauh lebih kompleks, namun ia mampu menjawabnya dengan kemampuan manajerial yang matang dan kepemimpinan yang inklusif.

Namanya pun kian berkibar di dunia pendidikan Sumatera Barat. Kemampuannya mengelola sekolah besar dengan dinamika tinggi menjadikan Agusman sebagai figur kepala sekolah yang disegani. Konsistensi, ketegasan, serta pendekatan kolaboratif menjadi ciri utama kepemimpinannya.

Agusman merupakan putra dari Nurakhman, PNS Pemerintah Daerah Pesisir Selatan yang juga pernah menjadi anggota DPRD Pessel pada masa Orde Baru. Sementara ibunya guru di SMA 1 Lengayang. Alumni IKIP—kini Universitas Negeri Padang—pada jenjang sarjana dan pascasarjana ini telah membuktikan bahwa dedikasi panjang dan integritas mampu melahirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Sumatera Barat.

#100tokohPessel