POKMASWAS LPPL dan KEHATI Edukasi TP PKK Amping Parak

  • Jun 26, 2026
  • Kompasnagari.kim.id
  • Informasi Umum

KOMPASNAGARI.KIM.ID-Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) memberikan edukasi kepada Tim Penggerak PKK Nagari Amping Parak tentang perlindungan penyu. Edukasi berupa pelatihan tersebut berlangsung Jumat (26/62026) di Gedung Edukasi Keanekaragaman Hayati POKMASWAS LPPL Amping Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan.

Ketua POKMASWAS LPPL Haridman menyebutkan, pelatihan ini bertujuan agar pemahaman PKK dan perempuan di Amping Parak selaras dengan upaya perlindungan penyu yang diselenggarakan POKMASWAS LPPL. "Perempuan memiliki peran penting untuk memutus upaya perdagangan dan pemanfaatan telur telur penyu," kata Haridman.

Haridman mengharapkan, setelah diberikan materi tentang pentingnya perlindungan penyu, PKK dan perempuan di Amping Parak menjadi bagian penting kampanye perlindungan penyu. "Minimal informasi tentang bahaya mengkonsumsi telur penyu dapat diketahui perempuan," katanya.

Pemateri yang tampil memberikan pencerahan pada pelatihan bertajuk "Memperkuat Peran PKK dan Perempuan dalam Perlindungan Penyu" tersebut adalah Iwal, S.Pt dengan judul makalah "Peran Muspika Sutera dalam Perlindungan Penyu". Kemudian Yusma Joyo memberikan materi "Peran PKK dalam Perlindungan Penyu" dan Nofrizal Arianto dengan materi "Teknik Survei dan Pendataan Penyu.

Iwal menyebutkan, Muspika Sutera mendukung penuh upaya pelestarian penyu yang dilakukan oleh POKMASWAS LPPL . "Kita meminta masyarakat untuk tidak lagi mengambil telur penyu untuk alasan apapun. Penyu adalah hewan langka yang keberadaannya sudah terancam punah, maka tugas kita bersama untuk menyelamatkannya," kata Iwal.

Selanjutnya Yusma Joyo menjelaskan peran penting penyu dalam menjaga ekosistem laut. "Penyu adalah salah satu hewan laut yang berfungsi untuk menjaga ekosistem. Kawasan yang penyunya lestari maka lautnya akan sehat dan ikannya akan banyak," katanya.

Yusma Joyo juga menjelaskan, ada pendapat yang keliru tentang manfaat mengkonsumsi telur penyu. "Ada informasi yang berkembang bahwa mengkonsumsi telur penyu dapat meningkatkan stamina. Pendapat ini adalah keliru, malah sebalikny telur penyu mengandung logam berat dan berbahaya bagi kesehatan," katanya.  

Oleh sebab itu Yusma Joyo mengajak seluruh masyarakat di Pesisir Selatan untuk tidak lagi mengkonsumsi telur penyu. "Mari kita bersama-sama melindungi penyu dari ancaman kepunahan," katanya. (Eddie Djambak)