Didukung KEHATI, POKMASWAS LPPL Amping Parak Lakukan Pendataan Penyu Secara Rutin
- Jul 03, 2026
- Kompasnagari.kim.id
- Informasi Umum
KOMPASNAGARI.KIM.ID-Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) Amping Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat aktif lakukan survei dan pendataan penyu. Pendataan penyu tahun 2026 juga didukung oleh Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI).
Manajer Program Konservasi Jenis POKMASWAS LPPL Arifno Marza Jumat (3/7/2026) kepada kmpasnagari.kim.id mengatakan, survei dan pendataan penyu sudah mendapat dukungan dari KEHATI semenjak tahun 2025 lalu. Survei dan pendataan dilakukan di Pantai Amping Parak atau di tempat pendaratan penyu yang menjadi kawasan pengawasan POKMASWAS LPPL.
Tahun 2025 yang lalu, LPPL berhasil melakukan survei dan pendataan penyu sesuai dengan SOP yang ada.
Berikut rangkuman pendataan penyu bulan Agustus Hingga Desember tahun 2025:
| Survei dan Pendataan Penyu | Penyu Lekang | 25 Sarang |
| Penyu Hijau | 17 Sarang | |
| Penyu Sisik | 9 Sarang | |
| Penyu Belimbing | 0 |
Pemantauan dan pendataan penyu dilaksanakan setiap malam di Pantai Pendaratan Penyu Amping Parak. Pemantauan dan pendataan penyu semenjak bulan Januari – April dilakukan secara mandiri dan swadaya.
Kemudian semenjak Bulan Mei tahun 2026 mulai pendataan dan pemantauan melalui program KEHATI. Pendataan dan pemantauan dilakukan oleh dua orang Anggota POKMASWAS LPPL setiap hari/malam.
Peralatan yang digunakan untuk pemantauan dan pencatatan tersebut adalah: senter, ember, meteran, mantel (jika hari hujan), alat komunikasi, alat tulis dan formulir pendataan penyu. Survei dan pencatatan dilakukan dengan cara menyisir Pantai Pendaratan penyu.
Pelaksanaan penyisiran Pantai biasnya dilakukan saat pasang naik. Petugas Pokmaswas LPPL ataupun relawan terlebih dahulu memastikan tidak ada orang yang berupaya masuk Kawasan pendaratan. Potensi orang masuk biasanya dari utara Kawasan.
Pada saat penyu ditemukan mendarat, maka petugas kelompok memastikan penyu tetap aman untuk bertelur dengan cara tidak memperbolehkan satu orangpun mendekat. Setelah proses bertelur selesai dan penyu Kembali ke laut, maka petugas melakukan pengukuran jejak penyu, mengukur karapas, mengidentifikasi jenis penyu. Anggota kelompok kemudian akan melakukan pencatatan sesuai dengan formulir pendataan penyu.
Anggota Pokmaswas LPPL Amping Parak juga melakukan relokasi telur penyu ke tempat penetasan semi alami yang disediakan. Lokasi penetasan semi alami berada dekat dengan Pondok Kerja Pokmaswas LPPL. Penetasan semi alami ini dibuat di Pantai dengan cara memagari Pantai 5 x 5 meter dengan waring. Setiap sarang penyu yang direlokasi ditandai dan diberi papan informasi. Relokasi dilakukan agar telur penyu aman dari predator atau kemungkinan terjadinya abrasi.
Berikut rangkuman pendataan penyu bulan Januari tahun 2026:
| Survei dan Pendataan Penyu | Penyu Lekang | 1 Sarang |
| Penyu Hijau | 4 Sarang | |
| Penyu Sisik | 0 Sarang | |
| Penyu Belimbing | 0 |
Berikut rangkuman pendataan penyu bulan Februari tahun 2026:
| Survei dan Pendataan Penyu | Penyu Lekang | 2 Sarang |
| Penyu Hijau | 3 Sarang | |
| Penyu Sisik | 1 Sarang | |
| Penyu Belimbing | 0 |
Berikut rangkuman pendataan penyu bulan Maret tahun 2026:
| Survei dan Pendataan Penyu | Penyu Lekang | 3 Sarang |
| Penyu Hijau | 4 Sarang | |
| Penyu Sisik | 0 Sarang | |
| Penyu Belimbing | 0 |
Berikut rangkuman pendataan penyu bulan April tahun 2026:
| Survei dan Pendataan Penyu | Penyu Lekang | 7 Sarang |
| Penyu Hijau | 4 Sarang | |
| Penyu Sisik | 4 Sarang | |
| Penyu Belimbing | 0 |
Berikut rangkuman pendataan penyu bulan Mei tahun 2026:
| Survei dan Pendataan Penyu | Penyu Lekang | 9 Sarang |
| Penyu Hijau | 1 Sarang | |
| Penyu Sisik | 3 Sarang | |
| Penyu Belimbing | 0 |
Berikut rangkuman pendataan penyu bulan Juni tahun 2026:
| Survei dan Pendataan Penyu | Penyu Lekang | 6 Sarang |
| Penyu Hijau | 7 Sarang | |
| Penyu Sisik | 1 Sarang | |
| Penyu Belimbing | 0 |
(Laporan Eddie Djambak)